Article

Senin , 04 Mei 2020 11:20:18
3 Cara Terbaik untuk Mengobati Gusi Turun yang Mengganggu

Anda mungkin sudah akrab dengan gigi berlubang. Namun, bagaimana dengan gusi turun? Meski kurang populer, masalah gigi dan mulut satu ini tak boleh dianggap remeh. Gusi turun tidak boleh dianggap remeh. Bila dibiarkan terus-terusan, gigi Anda akan lebih mudah goyang dan pada akhirnya berisiko tinggi untuk tanggal atau lepas. Maka dari itu, sebelum terlambat, ketahui beragam cara mengobati gusi turun berikut ini.

Apakah gusi turun bisa disembuhkan?

Gusi yang nampak merosot atau menyusut ke bawah dari permukaan gigi hingga terlihat akar giginya disebut dengan resesi gingiva, alias gusi turun. Gusi yang tidak sedap dipandang ini dapat menurunkan rasa percaya diri dan membuat seseorang enggan memamerkan senyum manisnya.

Bahkan, tak hanya itu saja. Kondisi ini pun dapat membuat gusi dan gigi jadi lebih sensitif. Alhasil, seseorang akan lebih mungkin untuk mengalami sensasi nyut-nyutan di gusi maupun di gigi yang bermasalah, terutama ketika mengonsumsi makanan dan minuman tertentu.

Lantas, apakah masalah ini bisa disembuhkan? Faktanya, gusi yang terlanjur menyusut tidak dapat kembali kebentuk semula. Meski begitu, ada sejumlah cara yang bisa dilakukan untuk mengobati gusi turun supaya tidak semakin parah.

Cara mengobati gusi turun

Ada banyak cara yang bisa dilakukan untuk mengobati gusi turun. Beberapa yang paling umum di antaranya:

1. Membersihkan gigi dengan baik

Sebetulnya, cara mengobati gusi turun tergantung pada penyebab yang mendasarinya. Nah, salah satu penyebab gusi turun yang paling sering terjadi adalah kebersihan mulut yang buruk.

Kalau sudah begini, memastikan bahwa gigi Anda dirawat dan dibersihkan dengan baik dan secara rutin merupakan solusi yang tepat.

Biasakan menyikat gigi sebanyak dua kali sehari pada pagi dan malam hari sebelum tidur. Sikatlah setiap bagian gigi dengan perlahan dan teknik yang benar. Hal ini dilakukan supaya gusi tidak semakin menyusut dan gigi Anda pun bebas dari kotoran dan kuman.

Penggunaan benang gigi (dental floss) juga tak kalah pentingnya. Benang gigi dapat membantu menjaga area yang sulit dijangkau sikat gigi, seperti sela-sela gigi dan batas gusi, tetap bersih.

Selain itu, jangan lupa berkumur secara rutin dengan obat kumur. Obat kumur dapat membantu melawan plak penyebab beragam masalah mulut.

2. Scaling gigi

Plak yang mengeras dan karang gigi yang membandel dapat memperburuk gusi turun. Nah, untuk mengatasi masalah tersebut biasanya dokter akan merekomendasikan prosedur scaling gigi.

Dokter akan menghilangkan plak dan karang gigi yang menempel di garis gusi maupun sela-sela gigi menggunakan sebuah alat yang dinaimai ultrasonic scaler. Alat ini menghasilkan getaran yang mampu menghancurkan dan merontokkan karang yang paling keras sekalipun.

3. Cangkok jaringan lunak

Cangkok jaringan lunak merupakan cara lain mengobati gusi turun yang sudah terlanjut parah. Dalam prosedur ini, dokter akan menyayat bagian langit-langit untuk diambil jaringan ikat subepitel yang ada di dalamnya.

Kemudian dokter akan menempelkan jaringan tersebut di sekitar akar gigi yang terbuka. Setelah jaringan ikat subepitel berhasil diambil dan ditempel di akar gigi, dokter akan menjahit bagian langit-langit untuk menutupnya.

Kadang-kadang, dokter juga dapat langsung mengambil jaringan gusi di sekitar gigi yang sakit, sehingga tidak perlu menyayat bagian langit-langit mulut.

Pada prinsipnya, semakin cepat diobati akan semakin baik

Gusi turun umumnya terjadi secara perlahan dan bertahap. Anda mungkin melihat gusi Anda tampak baik dan sehat. Namun, cobalah untuk perhatikan baik-baik keadaan gusi dan gigi Anda setiap hari.

Jika gusi Anda terlihat menyusut, terasa bengkak dan merah, dan mulut terasa tidak enak, sebaiknya segera berobat ke dokter gigi. Dokter dapat menentukan prosedur terbaik yang sesuai dengan kebutuhan dan kondisi Anda.

Ingat! Semakin cepat diobati, maka akan semakin baik.