Article

Kamis , 21 Nov 2019 11:57:17
Cara Mudah Mengatasi Hidung Tersumbat karena Alergi

Hidung tersumbat karena alergi adalah kondisi ketika tubuh bereaksi terhadap faktor pemicu alergi (alergen). Banyak yang menganggap kondisi ini merupakan gejala pilek biasa akibat virus. Alhasil, kondisi hidung tersumbat akibat alergi menjadi tidak tertangani dengan benar.

Pilek sering kali disebabkan oleh infeksi virus yang menyerang saluran pernapasan bagian atas. Saat infeksi terjadi, sistem kekebalan tubuh akan berusaha untuk melawan. Respons inilah yang kemudian menimbulkan gejala hidung tersumbat. Sedangkan pada pilek akibat alergi, penyumbatan di hidung disebabkan oleh sistem kekebalan tubuh yang memberikan reaksi berlebihan terhadap alergen, seperti debu atau bulu hewan.

Membedakan Pilek akibat Virus dan Alergi

Hidung tersumbat karena virus dan alergi memiliki gejala yang serupa, sehingga agak sulit untuk dibedakan. Namun, ada beberapa hal yang bisa Anda amati untuk membedakan kedua kondisi ini, yaitu:

  • Waktu terjadinya pilek
    Virus penyebab pilek akan lebih cepat berkembang ketika musim hujan. Gejala pilek atau hidung berair biasanya baru muncul beberapa hari setelah terinfeksi oleh virus ini. Sedangkan pilek yang disebabkan oleh alergi dapat langsung terjadi setelah tubuh terpapar alergen. Selain hidung tersumbat, gejala lain yang muncul pada pilek akibat alergi adalah hidung meler, bersin-bersin, serta mata terasa gatal atau berair.
  • Lamanya waktu terkena pilek
    Pilek karena virus umumnya akan berlangsung selama 3 sampai 14 hari. Sedangkan pilek karena alergi akan berlangsung lebih lama, bahkan hingga berminggu-minggu. Terutama jika Anda terus terpapar dengan pemicu alergi.
  • Demam
    Saat Anda terinfeksi virus penyebab pilek, suhu tubuh akan meningkat sebagai respons tubuh dalam melawan virus, sehingga terjadilah demam. Berbeda dengan pilek akibat alergi, yang umumnya tidak disertai dengan demam.
  • Warna cairan hidung
    Ketika Anda mengalami pilek akibat virus, lendir yang keluar dari hidung biasanya akan berwarna kekuningan atau kehijauan. Berbeda dengan pilek akibat alergi yang lendirnya tidak berwarna atau jernih.

Cara Mengatasi Hidung Tersumbat

Karena penyebabnya berbeda, maka hidung tersumbat akibat virus dan akibat alergi juga perlu ditangani dengan cara yang berbeda. Untuk pilek yang disebabkan oleh infeksi virus, penanganannya cukup dengan memperbanyak minum air putih, istirahat yang cukup, dan berkumur dengan air garam. Selain itu, obat semprot hidung dengan kandungan oxymetazoline juga bisa meringankan gejala hidung tersumbat pada kondisi ini. Hindari menggunakan antibiotik untuk mengobati pilek akibat infeksi virus, sebab antibiotik hanya diberikan untuk menangani penyakit-penyakit yang disebabkan oleh infeksi bakteri.

Sementara pada kasus pilek akibat alergi, Anda dianjurkan untuk menghindari paparan pemicunya, misalnya dengan menggunakan masker, atau rutin membersihkan rumah dari debu dan kotoran. Pengobatan yang diberikan hanya bertujuan untuk meringankan gejala akibat reaksi alergi. Anda bisa menggunakan obat semprot hidung oxymetazoline untuk membantu melegakan hidung yang tersumbat dalam waktu singkat.

Obat ini bekerja dengan cara menyempitkan pembuluh darah di hidung yang sempat membengkak dan menyumbat hidung akibat reaksi alergi. Tujuannya agar Anda dapat kembali bernapas dengan lega.

Pada kondisi yang lebih berat, obat semprot hidung oxymetazoline kemungkinan perlu dipadukan dengan obat golongan kortikosteroid topikal, biasanya dalam bentuk obat tetes hidung. Kortikosteroid topikal ini berguna untuk meredakan peradangan yang terjadi di saluran hidung akibat alergen. Kombinasi keduanya akan menghilangkan alergi dengan cepat.

Karena penyebab pilek belum tentu infeksi virus biasa, Anda dianjurkan untuk berkonsultasi dengan dokter agar dapat diperiksa dan diberikan pengobatan yang sesuai, terutama jika keluhan tidak kunjung membaik, atau terus berulang dan terasa semakin mengganggu.