Article

Jumat , 08 Nov 2019 12:24:25
Kenapa Suara Kita Jadi Bindeng Saat Pilek?

Kenapa suara bindeng saat pilek? Bagi Anda yang sedang pilek, biasanya pada akhir-akhir masa pilek tersebut suara akan berubah menjadi bindeng atau sengau. Sebetulnya suara bindeng tidak hanya didapat ketika pilek saja, namun ketika pergi ke dataran yang agak tinggi atau sedang naik pesawat pun kita akan mengalami suara bindeng. Tapi, karena suara bindeng lebih umum dirasakan ketika pilek, yuk simak penyebab bindeng serta penjelasan lainnya di bawah ini.

Apa yang dimaksud dengan bindeng?

Suara bindeng atau sengau biasa disebabkan karena penyakit flu atau pilek. Bindeng juga bisa dikatakan sebagai dengung pada telinga, karena ada sesuatu yang menghambat pada rongga hidung serta tenggorokan yang berimbas kepada suara. Karena sirkulasi udara yang terhambat antara kedua indera tersebut, maka terjadilah suara bindeng.

Bagaimana bisa terjadi suara bindeng saat pilek?

Dalam telinga tiap manusia, ada saluran eustachius yang berhubungan dengan saluran hidung dan tenggorokan. Fungsi si saluran eustachius adalah menjaga tekanan udara di dalam dan luar telinga agar lebih seimbang. Nah, suara bindeng akibat pilek terjadi karena udara di luar lebih rendah tekanannya, daripada di dalam. Dengan begitu, udara dari tubuh akan menekan keluar, tetapi keluarnya melalui telinga.

Jika kondisinya seperti itu, saluran eustachius akan berusaha menyeimbangkan tekanan di dalam dan luar telinga, dan akan membuat ruang kosong pada salurannya. Fungsi saluran kosong tersebut, yaitu agar sistem tubuh yang lain tetap seimbang fungsinya (agar tidak pingsan tiba-tiba).

Lalu dari mana suara bindeng berasal? Seperti yang dijelaskan tadi, suara bindeng akan berasal dari ruang kosong di telinga, saluran eustachius akan menahan keseimbangan dari tenggorokan dan hidung juga. Tidak jarang suara bindeng menjadi aneh atau sengau sendiri jika kita berbicara ataupun menyanyi saat pilek.

Ada dua jenis suara bindeng yang berbeda penyebabnya

Telah dijelaskan pada awal, kalau bindeng terjadi bukan hanya karena pilek saja, tapi bisa dari berbagai situasi dan kondisi kesehatan yang lain. Nah, suara bindeng bisa dipisah menjadi dua bagian yang berbeda jenis dan penyebabnya:

  1. Bindeng hiper atau oklusa: Bindeng ini merupakan bindeng yang normal dan bisa sembuh dengan sendirinya. Penyebabnya antara lain pilek, alergi, berada di dataran tinggi, sinusitis, atau ada sumbatan lain(polip atau tumor misalnya).
  2. Bindeng hipo atau aperta: Bindeng ini disebabkan karena adanya kerusakan permanen (bawaan dari lahir juga bisa). Kelumpuhan anotomis atau rusaknya organ hidung dan mulut juga turut memengaruhi terjadinya bindeng aperta.

Bagaimana meredakan suara bindeng saat pilek?

Berikut adalah beberapa cara untuk mengobati suara bindeng akibat pilek yang bisa Anda coba:

  • Buang ingus Anda. Bindeng disebabkan karena ada sesuatu yang menghambat saluran hidung. Gunakan lap yang bersih, tisue atau sapu tangan. Lakukan di toilet atau kamar mandi. Hindari membuang ingus di dekat bayi.
  • Minum obat batuk berdahak. Biasanya dahak yang menempel pada tenggorakan menyebabkan saluran di tenggorokan menjadi tersumbat, sehingga menyebabkan suara menjadi bindeng.
  • Minum dekongestan. Obat dekongestan bekerja dengan mengurangi pembengkakan selaput lendir, meskipun efeknya mungkin tidak terlalu cepat. Anda juga bisa menghirup minyak kayu putih atau minyak apapun berbau mentol untuk mengilangkan lendir di hidung yang berdampak kepada bindengnya suara.