Article

Rabu , 30 Okt 2019 15:41:24
Kenali Penyebab Pilek yang Disertai dengan Sakit Kepala

Hampir semua orang yang menderita pilek pasti pernah mengalami sakit kepala. Kondisi ini pada akhirnya memengaruhi aktivitas karena rasa sakit yang mengganggu dan badan yang jadi cepat lelah. Mengapa saat pilek Anda merasa sakit kepala? Ketahui penyebabnya agar bisa mengatasinya. 

Sakit kepala karena pilek, apa penyebabnya?

obat pilek cara mengatasi pilek

Sakit kepala akibat pilek terjadi karena adanya pembengkakan pada rongga hidung Anda (sinus). Pada belakang pipi, hidung, dan mata manusia terdapat sinus yang dapat membengkak karena iritasi dan lendir atau ingus yang menumpuk. 

Selain itu, kondisi ini dapat menjadi lebih parah pada saat Anda bangun di pagi hari atau ketika membungkuk. 

Seperti yang dilansir dari Mayo Clinic, sakit kepala yang terjadi karena pilek biasanya terjadi pada penderita sinusitis. Meskipun demikian, orang biasa juga dapat mengalami kondisi ini dan menjadi pertanda bahwa Anda mungkin menderita migrain atau sakit kepala karena tegang. 

Gejala sinusitis yang disertai sakit kepala

faktor risiko sinusitis

Supaya Anda tidak salah diagnosis, perhatikan gejala lain yang muncul ketika Anda terserang pilek yang disertai dengan kepala yang sakit.

Bila gejala di bawah ini persis dengan apa yang Anda rasakan, silakan konsultasikan ke dokter untuk mendapatkan perawatan yang tepat. 

  • Merasakan tekanan dan sakit pada pipi, alis, dan dahi
  • Posisi berbaring atau membungkuk memperparah sakit kepala
  • Hidung tersumbat
  • Demam
  • Gigi atas terasa sakit

Sakit kepala saat pilek bisa jadi gejala migrain

Hampir mirip dengan penyakit sinusitis, migrain juga bisa ditandai dengan pilek dan sakit kepala. Bahkan, hampir 90% orang yang percaya bahwa mereka sinusitis, saat diperiksa ke dokter terlihat bahwa mereka menderita migrain. 

Penyakit sinusitis biasanya terjadi bila saluran pernapasan pada bagian atas terinfeksi dan memiliki lendir atau ingus yang cukup kental saat pilek. Sementara itu, migrain tidak.

Migrain juga hanya bertahan sekitar 1-2 hari, tidak seperti sinusitis yang umumnya lebih lama.

Jika Anda tidak yakin atas apa yang Anda alami, periksakanlah diri Anda ke dokter untuk mendapatkan perawatan yang lebih tepat.

Tips mengatasi sakit kepala karena pilek

Bagi orang yang menderita pilek, ingus yang keluar dari hidungnya sudah cukup mengganggu, apalagi ditambah dengan sakit kepala. Supaya Anda tidak mengalami kesulitan dalam beraktivitas, berikut terdapat beberapa tips untuk menghadapi masalah ini. 

1. Minum obat

obat pilek di apotek

Umumnya, orang yang mengalami sakit kepala akibat pilek dapat diatasi dengan obat-obatan yang dapat ditemui di apotek tanpa harus disertai dengan resep dokter. 

Misalnya, konsumsi obat penghilang nyeri seperti ibuprofen atau acetaminophen berguna untuk mengurangi rasa sakit pada kepala Anda.

Selain itu, Anda juga bisa menggunakan dekongestan atau ekspektoran sebagai alternatif untuk mengurangi tekanan pada sinus dan mengeluarkan lendir dari hidung. 

2. Banyak minum air putih

air minum tercemar

Pada saat pilek datang, tetap memenuhi kebutuhan cairan untuk tubuh adalah hal yang penting. Hal tersebut berguna agar lendir atau ingus Anda menjadi lebih encer dan mudah untuk dibuang. 

Selain itu, minum air putih juga dapat mengurangi rasa nyeri pada kepala Anda. 

3. Rutin berolahraga

semangat olahraga

Rutin melakukan aktivitas fisik dapat mengurangi tekanan dan membantu mencegah datangnya sakit kepala. Ditambah lagi, berkeringat dan membuat suhu tubuh menjadi lebih panas akibat berolahraga dipercaya dapat mengencerkan lendir hidung Anda. 

Akan tetapi, tanyakan kepada dokter Anda, jenis olahraga apa yang cocok dengan kondisi Anda. 

Apabila sakit kepala akibat pilek yang Anda rasakan semakin parah, cobalah untuk berkonsultasi kepada dokter untuk mendapatkan penanganan yang tepat. Terlebih lagi jika Anda merasakan kaku pada leher dan merasakan mual hingga muntah. Bisa jadi itu adalah suatu tanda kondisi medis tertentu.