Article

Senin , 28 Okt 2019 09:11:23
Seberapa Bahaya Penyakit Kanker Sinus?

Definisi

Apa itu kanker sinus?

Sinus paranasal adalah rongga kecil dan kosong di sekitar hidung yang dilapisi oleh sel-sel pembentuk lendir. Fungsinya mencegah agar hidung tidak kering. Rongga hidung adalah saluran yang berada tepat di belakang hidung. Udara bergerak melewati saluran ini menuju ke tenggorokan sewatktu Anda bernapas. Nah, kanker sinus adalah pertumbuhan sel-sel ganas yang muncul di dalam dan sekitar saluran dalam hidung (rongga hidung).

Seberapa umumkah kanker sinus?

Kanker sinus sangat jarang terjadi. Kondisi ini dapat menyerang pasien usia berapa pun. Salah satu cara mencegah yang dapat Anda lakukan adalah dengan mengurangi faktor risiko Anda. Diskusikanlah dengan dokter untuk informasi lebih lanjut.

Tanda-Tanda dan Gejala

Apa saja tanda-tanda dan gejala kanker sinus?

Beberapa gejala kanker sinus yang umum muncul dan sebaiknya Anda cermati, antara lain:

  • Obstruksi hidung atau hidung tersumbat dan pengap terus-menerus. Kondisi ini sering kali disebut sebagai penyumbatan sinus
  • Infeksi sinus (sinusistis) kronis yang tidak mempan terhadap obat antibiotik
  • Sering sakit kepala atau nyeri di wilayah sinus
  • Nyeri atau bengkak di wajah, mata, atau telinga
  • Mata terus-terusan mengeluarkan air mata
  • Salah satu mata menonjol atau kehilangan penglihatan
  • Penurunan indra penciuman
  • Nyeri atau mati rasa pada gigi
  • Gigi goyang
  • Benjolan di wajah, hidung, atau bagian dalam mulut
  • Hidung sering meler
  • Hidung sering mimisan
  • Kesulitan membuka mulut
  • Benjolan atau kutil di dalam hidung yang tidak kunjung sembuh
  • Kelelahan
  • Penurunan berat badan tanpa sebab
  • Benjolan di leher

Mungkin masih ada gejala kanker sinus lainnya yang belum disebutkan di atas. Jika Anda memiliki kekhawatiran akan gejala tertentu, konsultasikanlah pada dokter.

Kapan saya harus periksa ke dokter?

Jika Anda mengalami tanda atau gejala kanker sinus yang telah disebutkan di atas, atau memiliki pertanyaan apa pun, konsultasikanlah dengan dokter. Tubuh setiap orang bereaksi dengan cara berbeda. Selalu lebih baik mendiskusikan apa yang terbaik untuk keadaan Anda dengan dokter daripada berinisiatif mengatasinya sendiri.

Penyebab

Apa penyebab kanker sinus?

Sebenarnya ada banyak jenis yang berbeda dari tumor yang dapat terbentuk di hidung atau sinus. Beberapa di antaranya, adalah:

  • Papilloma terbalik
  • Karsinoma sel skuamosa
  • Karsinoma sel transisional
  • Adenokarsinoma
  • Karsinoma kistik adenoid
  • Melanoma
  • Neuroblastoma
  • Sarkoma
  • Limfoma
  • Plasmasitoma
  • Sel tumor raksasa
  • Penyebaran kanker (metastase)

Terkadang, orang dengan kanker rongga hidung atau kanker sinus paranasal tidak menunjukkan satu pun gejala ini. Bahkan, jenis-jenis kanker ini biasanya baru terdiagnosis pada tahap stadium akhir karena tidak adanya gejala yang muncul pada stadium awal.

Kanker sinus seringkali ditemukan ketika seseorang tengah menjalani pengobatan untuk penyakit peradangan sinus yang tampaknya jinak, seperti sinusitis.

Faktor Pemicu

Apa yang membuat seseorang berisiko terkena kanker sinus?

Ada dua faktor oemicu yang sangat meningkatkan risiko seseorang untuk terkena kanker rongga hidung dan kanker sinus paranasal, yaitu:

  • Penggunaan rokok. Penggunaan tembakau adalah faktor risiko terbesar untuk kanker kepala dan leher. Produk tembakau mencakup rokok, cerutu, pipa, tembakau kunyah, dan tembakau isap. Sebanyak 85% kanker kepala dan leher berkaitan dengan penggunaan tembakau. Asap rokok juga dapat meningkatkan risiko seseorang untuk terkena kanker kepala dan leher.
  • Alkohol. Konsumsi alkohol yang sering dan berat juga merupakan faktor risiko kanker kepala dan leher. Menggunakan alkohol dan tembakau secara bersamaan meningkatkan risiko ini bahkan lebih terlebih lagi.

Beberapa faktor lain yang juga dapat membuat Anda lebih berisiko terkena kanker rongga hidung atau sinus paranasal adalah sebagai berikut:

  • Jenis kelamin. Kanker rongga hidung dan sinus paranasal dua kali lebih sering terjadi pada pria dibandingkan wanita.
  • Usia. Kanker rongga hidung dan sinus paranasal paling umum ditemukan pada orang antara usia 45 hingga 85 tahun.
  • Human papillomavirus (HPV). Penelitian menunjukkan bahwa infeksi virus ini adalah faktor pemicu untuk kanker rongga hidung dan sinus paranasal. Aktivitas seksual dengan seseorang yang memiliki HPV adalah cara paling umum seorang terjangkit virus ini. Ada jenis-jenis HPV yang berbeda, disebut strain. Penelitian menghubungkan beberapa strain HPV dengan beberapa jenis kanker. Ada vaksin yang tersedia untuk melindungi Anda dari beberapa strain HPV.
  • Inhalasi khusus. Menghirup zat-zat tertentu, paling umum ditemukan di lingkungan kerja, dapat meningkatkan risiko terkena kanker rongga hidung atau sinus paranasal.
  • Paparan terhadap polusi udara. Terpapar polusi udara dapat meningkatkan risiko seserorang terkena kanker rongga hidung atau sinus paranasal.
  • Penggunaan ganja. Penelitian terbaru menunjukkan bahwa orang yang pernah menggunakan ganja bisa lebih berisiko tinggi untuk kanker kepala dan leher.

Diagnosis dan Pengobatan

Informasi yang diberikan bukanlah pengganti nasihat medis. SELALU konsultasikan pada dokter Anda untuk informasi lebih lanjut.

Bagaimana kanker sinus didiagnosis?

Diagnosis dimulai dengan pengumpulan riwayat medis secara menyeluruh dan pemeriksaan fisik. Studi pencitraan seperti CT scan dan MRI biasanya digunakan untuk menemukan tumor secara lokal dan untuk memeriksa apakah telah terjadi penyebaran atau tidak.

CT scan lebih baik untuk digunakan dalam pemeriksaan struktur tulang sinus dan tengkorak dasar. Sementara itu, MRI lebih baik untuk mendefinisikan rincian jaringan lunak, seperti invasi dura (lapisan otak), orbit, atau otak itu sendiri.

Biopsi tumor penting dilakukan untuk membuat diagnosis akhir. Ini sering kali dapat dilakukan di ruangan dengan anestesi topikal atau lokal. Terkadang biopsi harus dilakukan di tempat yang lebih terkontrol seperti di ruang operasi, terutama jika ada risiko perdarahan.

Apa saja pengobatan untuk kanker sinus?

Terapi bedah adalah pengobatan utama untuk kebanyakan tumor sinonasal. Radiasi juga dapat digunakan. Radiasi dapat digunakan secara independen jika tumor tidak dapat diangkat dengan pembedahan atau pada pasien yang tidak dapat melakukan operasi. Kombinasi pembedahan dan radioterapi dengan atau tanpa kemoterapi diberikan dalam situasi tertentu.

Jenis operasi akan tergantung pada ukuran dan penyebaran tumor dan pilihan dokter bedah. Pendekatan bisa jadi eksternal atau endoskopik. Pengangkatan tumor sinonasal bisa memberikan pasien cacat wajah dan kesulitan berbicara dan menelan. Operasi rekonstruktif sering kali dilakukan untuk membantu mengatasi masalah ini, biasanya menggunakan jaringan dari area lain di tubuh.

Pencegahan

Apa saja yang dapat dilakukan di rumah untuk mencegah dan mengatasi kanker sinus?

Beberapa hal yang dapat Anda lakukan di rumah untuk mengatasi kanker sinus atau bahkan mencegahnya, antara lain:

Mengatasi efek samping fisik

Pelajari lagi mengenai efek samping kanker dan pengobatannya, bersama dengan cara untuk mencegah atau mengendalikannya. Perubahan pada kesehatan fisik Anda bergantung dari beberapa faktor termasuk stadium kanker, lama waktu dan dosis pengobatan, dan kesehatan Anda secara umum.

Terkadang, efek samping fisik dapat bertahan setelah pengobatan selesai. Dokter menyebut ini efek samping jangka panjang. Mereka menyebut efek samping yang muncul berbulan atau bertahun-tahun setelah pengobatan adalah efek yang terlambat. Mengobati efek samping jangka panjang dan efek yang terlambat adalah bagian penting dari perawatan pertahanan hidup.

Mengatasi efek emosional dan sosial

Anda dapat mengalami efek emosional dan sosial serta efek fisik setelah diagnosis kanker. Ini dapat meliputi sulit mengatasi emosi, seperti kecemasan atau kemarahan, atau mengatur tingkat stres Anda.

Terkadang, pasien memiliki masalah dalam mengekspresikan bagaimana perasaan mereka terhadap orang yang disayangi, atau sebaliknya. Pasien dan keluarganya didorong untuk menceritakan apa yang mereka rasakan dengan tim medis yang menangani.

Merawat orang yang disayangi yang menderita kanker

Anggota keluarga dan teman sering kali berperan penting dalam merawat seseorang dengan kanker rongga hidung atau sinus paranasal. Mendampinginya berarti memberikan dukungan fisik dan emosional pada pasien, sekalipun jika mereka tinggal di tempat yang jauh.

Beberapa hal atau tanggung jawab ketika mendampingi seseorang yang terkena kanker sinus adalah:

  • Memberikan dukungan dan motivasi
  • Memberikan obat-obatan
  • Membantu mengatasi gejala dan efek samping
  • Membuat janji bertemu dengan dokter
  • Mengantarkan mereka ke dokter
  • Membantunya makan
  • Membantu menyelesaikan pekerjaan rumah tangga
  • Menangani masalah asuransi dan tagihan
  • Belajar soal pengasuhan bila diperlukan

Jika Anda memiliki pertanyaan, konsultasikanlah pada dokter untuk memahami solusi terbaik untuk Anda.